Memahami Arti Bisnis yang Sesungguhnya di “Camp Sukses Sejati”

Bulan Januari kemarin, saya mendapat kesempatan emas untuk mengikuti kegiatan “Camp Sukses Sejati” yang digelar oleh KBC (Kingdom Business Community) di Hotel Santika Surabaya. Saya ikutan acara ini karena dapat perintah langsung dari bos saya di kantor. Hmm, rasanya memang nggak mungkin kalau saya ikut acara ini tanpa perintah dari bos saya. Kenapa? Bukan karena tidak berminat. Tentu saja saya berminat. Tapi masalah biaya pendaftarannya yang terlalu tinggi hehehe. Jadi, saya merasa sangat beruntung sekali bisa ikut acara ini secara free dari kantor.

Acara dimulai dari ibadah singkat, puji-pujian untuk Tuhan, hingga bertukar kartu nama dengan peserta lainnya. Dengan bertukar kartu nama, sesama peserta jadi mengetahui apa bisnis yang digeluti masing-masing. Singkatnya, kegiatan yang satu ini akan menambah networking. Tentu saja networking sangat berguna bagi sebuah bisnis kan

Sebenarnya bisa dibilang Camp Sukses Sejati ini merupakan training tentang bisnis. Namun bukan training tentang bisnis yang biasa! Kenapa bisa begitu? Di camp ini, peserta bakalan memahami visi dan misi dari KBC sendiri. Visi utamanya ialah “Komunitas Dunia Usaha yang Berpusatkan Allah”. Sedangkan misinya, kita harus membangun komunitas bisnis Kerajaan Allah yang kuat dalam firman, ahli dalam bisnis, dan menjadi berkat atau peduli.

Jujur saja, menurut saya training yang satu ini memang unik sekali. Bukan hanya ngomongin tentang bisnis duniawi saja, namun berbicara tentang sebuah bisnis yang memang berlandaskan Allah. Dimana sebuah bisnis bukan hanya tentang “untung, uang, untung, dan uang” saja. Haram hukumnya kita menyebut diri sebagai pemilik sebuah bisnis. Tentu bisnis kita merupakan milik Allah, sedangkan kita hanya sebagai pengelola yang dipercayakan oleh Allah untuk mengurus bisnis tersebut. Satu kalimat yang sangat ngena di hati saya, “Dari Tuhan, oleh Tuhan, dan untuk Tuhan”.

Saya bersyukur sekali, bos saya, Mr. Oliver, bisa memberikan saya kesempatan untuk mengikuti Camp Sukses Sejati ini. Bagaimana mata saya bisa melek, pikiran saya terbuka, dan sejenak merenungi bahwa sebuah bisnis tidak akan ada apa-apanya jika tanpa Allah sebagai pondasinya.

Oh ya, saya juga mendapat quote keren dari fasilitator saya, yakni Mr. Yeyen, “Kita pernah terluka dan melukai, tapi kerena itu kita bisa belajar tentang bagaimana menghargai, menerima, dan berkorban,”.

Hotel Santika Gubeng Surabaya, 21-22 Januari 2017 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *